Memilih Jodoh yang Tepat

011

Catatan :

  1. Faktor cinta sebelum kawin tidak pernah disinggung dalam ajaran Islam. Dalam praktek, cinta sebelum kawin sering penuh dengan rahasia, sebab biasanya orang yang sedang bercinta berusaha menutupi kekurangannya yang satu terhadap yang lain; sering pula orang yang sedang bercinta tidak mempunyai pertimbangan netral obyektif, seperti yang dikatakan pepatah : “Cinta itu buta”. Oleh karena itu pertimbangan cinta sebelum kawin tidak mutlak untuk suksesnya hidup perkawinan.
  2. Untuk mengambil suatu keputusan apakah yang diinginkan menjadi jodoh seseorang akan membawa kebaikan di belakang hari atau tidak, harus dimohonkan petunjuk dari Tuhan yang yang Maha  Mengetahui segala sesuatu yang gaib. Jalannya dengan sholat istikharah (shalat minta pilihan).

Dari catatan tersebut di atas, dapatlah kita mengerti bahwa memilih jodoh yang tepat menurut ajaran Islam adalah pilihan atas dasar pertimbangan kekuatan jiwa agama dan akhlaq. Dan perlu diingat bahwa perkawinan bukan semata-mata kesenangan duniawi, tetapi juga sebagai jalan untuk membina kehidupan yang sejahtera lahir dan batin serta menjaga keselamatan agama dan nilai-nilai moral bagi anak keturunan. Hal ini berlaku bagi calon suami maupun calon isteri.

Islam bukannya tidak memberi tempat sama sekali kepada pertimbangan faktor-faktor lain. Islam hanya menekankan agar pertimbangan faktor agama dan akhlaq memperoleh prioritas, kemudian baru pertimbangan faktor-faktor lain. Sudah tentu akan amat ideal apabila seseorang menemukan jodoh yang agamanya kuat, cantik, kaya dan keturunan serta pangkatnyapun baik.

Listiana Advokat.

CINTA, TAPI KO ADA KEKERASAN ?

Masalah cinta dalam usia remaja, sering dihubungkan dengan pacar atau pacaran. Pacaran adalah hubungan cinta antara laki-laki dan perempuan yang diikat dengan suatu komitmen/janji-janji tertentu. Sesungguhnya pacaran adalah saat yang dilalui oleh sepasang kekasih untuk saling mengenal lebih dekat. Idealnya harus ada perasaan saling memahami, saling memberi semangat, saling menjaga, intinya melakukan hal-hal yang positif. Tetapi prakteknya kadangkala bertentangan, sehingga timbul bentuk pacaran yang negative.

Pacaran yang negative mengandung unsur kekerasan. Mengapa demikian ? Kadang, hubungan kebersamaan dilandasi pula oleh perasaan memiliki yang begitu kuat, bahkan sampai ingin menguasai. Perasaan memiliki dan menguasai ini akhirnya menghambat perkembangan diri pasangan, ini salah satu akibatnya. Akibat yang lain pasangan menjadi kuper (kurang pergaulan). Pacar yang sering melarang dan membatasi tidak akan mencapai masa yang indah, romantis dan  bahagia. Tindakan menguasai ini sudah disebut dengan kekerasan karena kekerasan itu sendiri menurut Deklarasi Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan adalah setiap tindakan yang berakibat pada kesengsaraan dan penderitaan secara fisik, mental atau seksual pada korbannya.

Ternyata tindakan memiliki dan menguasai itu dampaknya berat ya… jadi gimana dong dengan cinta? Apakah dalam cinta tidak boleh ada perasaan memiliki ? karena titik awal dari timbulnya kekerasan ternyata dari parasaan ingin memiliki yang kemudian ingin menguasai, yang pada akhirnya jadi melukai. Oleh karenanya pada fase pacaran sebaiknya :

  1. 1. menyadari bahwa setiap pribadi seseorang berhak mengatur dirinya sendiri, jangan saling merendahkan satu sama lainnya.
  2. 2. bersikaplah asertif ( mampu mengatakan “Ya” apabila “ya” dan “tidak” apabila memang “tidak” tanpa takut dan berniat untuk menyakiti orang lain).

Semoga dengan pengertian dasar inilah Kekerasan dimasa pacaran tidak terjadi.

Listiana Advokat. LBTGRS2

Aku dengan keluarga

abang copy copy

Ketika aku memulai kehidupan berumah tangga tanggal 30 Juni 2002

MERIDBerhubung sudah tidak ada ortu, aku didampingi oleh Bibi dan pamanku.

alfin bayi

Anakku lahir pada tanggal 18 Juni 2004, kuberi nama Alfin Budiana.

alfin

Alfin yang selalu tersenyum dan membanggakan hatiku

1thcetak03

Ulang tahun yang ke 1 aku ajak bermain, selamat ulang tahun sayang.

Re-exposure of indra 021 copy

Foto kami sekeluarga yang paling baru.

Pendidikan Anak

Untuk memperoleh gambaran tentang tabiat saleh yang menjadi tujuan pendidikan anak, Al Qur’an s. Luqman : 12- 19 menyebutkan nasehat (pesan) Luqman kepada anaknya yang menjadi pedoman tentang prinsip-prinsip pendidikan menurut ajaran Islam. Nasehat itu berisi hal-hal sebagai berikut :

  1. Menanamkan jiwa keimanan kepada Allah secara murni, yaitu keimanan “tauhid” yang tidak berbau kemusyrikan sedikitpun.
  2. Menanamkan rasa wajib berbuat baik dan bersikap hormat kepada orang tua, meskipun berbeda keyakinan agamanya.
  3. Menanamkan rasa wajib mempermuliakan Allah atas kesadaran bahwa Allah Maha Mengetahui kepada semua perbuatan manusia, tiada suatu perbuatanpun dapat luput dari pengetahuan Allah.
  4. Menanamkan rasa wajib menjalankan ibadah kepada Allah, terutama ibadah shalat yang merupakan sarana komunikasi kontinu antara manusia dengan Allah, dengan cara langsung tanpa perantara apa dan siapapun, serta dilaksanakan sesuai ketentuan-ketentuan yang dituntunkan Rasulullah.
  5. Menanamkan rasa tanggung jawab kemasyarakatan ,  mengajak masyarakat untuk berbuat kebaikan dan tidak membiarkan mereka dihinggapi penyakit-penyakit sosial yang akan menjerumuskan kepada kehancuran.
  6. Menanamkan rasa wajib bersikap hormat kepada sesama, tidak congkak dan sombong, baik dalam perbuatan maupun perkataan.
  7. Menanamkan rasa wajib bersikap sopan santun dalam hidup, berjalan sedang tidak terlampau cepat dan tidak terlampau lambat, berbicara sedang, tidak terlampau keras dan tidak terlalu lembut.

Dari banyak ayat Al Qur’an lainnya dan Hadits-hadits Nabi masih banyak yang memberikan pedomanan tentang pendidikan anak yang meliputi aspek-aspek ‘aqidah, ‘ibadah, akhlaq dan kemasyarakatan.

Pendidikan keimanan merupakan fondamen mutlak yang wajib memperoleh tempat pertama, sebagaimana disebutkan dalam nasehat Luqman kepada anaknya. Pendidikan ibadah tidak hanya diberikan dengan jalan pengetahuan tetapi harus dilatihkan sejak anak berusia 7 tahun.

Itu tadi sekelumit tentang pendidikan anak yang wajib diberikan oleh orang tua. Semoga bermanfaat.

Listiana Advokat.

Referensi : “Hukum Perkawinan Islam” oleh H.A. Azhar Basyir, MA.

Arti Menopause dalam diri Pria

Pria memang tidak mengalami datang bulan, tetapi dikatakan bahwa mereka mengalami menopause seperti juga wanita. Apakah gejala ini karena masalah kejiwaan, sebagai reaksi pada kesadaran bahwa mereka makin menjadi tua, serta berkurangnya potensi seksual? Ataukah karena kekecewaan mereka tidak mencapai cita-cita yang selama ini diimpikan?

Para ahli sependapat bahwa maslah di atas tadi adalah sebagian dari musabab menopause pada pria. Tetapi selain sebab-sebab di atas tadi, para ahli masih terus mengadakan penelitian. Mungkinkah pada pria terjadi juga perubahan hormon tatkala mereka mencapai usia tertentu ?

Kembali kepada kehidupan disekeliling kita, jika apabila suami tiba-tiba perperangai sulit, kemungkinan besar dia sedang mengalami apa yang disebut menopause pria (male menopause). Satu hal sampai saat ini belum didapatkan obat yang cukup mujarab untuk mengatasi masalah ini dalam waktu yang singkat, dengan kata lain, tatkala pria mengalami serangan menopause pria tidak ada obat yang cespleng untuk mengatasinya. Tetapi ada beberapa petunjuk untuk para isteri yang menghadapi suami yang sedang mengalami menopause yaitu :

  1. Perlu diperhatikan jangan sampai dia menjadi terlalu gemuk, apabila ia menjadi gemuk, maka ia akan menjadi lebih rewel lagi. Anjurkanlah ia melakukan olah raga. Awas hati-hati bila ingin menganjurkan ia untuk olah raga, jangan sampai dia tersinggung. Kita dapat mengajaknya untuk berjalan-jalan di pagi hari, karena dengan berolah raga, sukar tidur tidak lagi menjadi masalah.
  2. Dalam keadaan suami sedang dalam masa menopause, sebaiknya jangan berlibur terlalu lama. Karena dia akan kehilangan gairah untuk bekerja kembali. Banyak pria yang dalam masa menopause lalu berlibur, lantas menjadi lesu dan ini sungguh menjengkelkan untuk wanita yang menjadi pendampingnya. Menurut penelitian wanita dapat lebih mudah menghadapi masa2 menopause dari pada pria, oleh karena itu wanita dapat memberikan pertolongan pada pria, pria dalam keadaan ini membutuhkan kepastian bahwa pendampingnya tidak kecewa akan keadaan dirinya yang tidak berfungsi, sedikitnya untuk sementara waktu. Bukan karena dia impotent, tetapi ia sedang dalam masa menopause.
  3. Biasanya masalah ini berlangsung selama 3 bulan sampai 1 tahun dan ia akan segera hilang lenyap.
  4. Lazimnya pria pada periode ini mudah dilanda kebosanan, oleh karenanya berhati-hatilah jangan sampai mengambil keputusan dengan tiba-tiba. Umpama jangan tiba-tiba ingin mengganti pekerjaan, karena pria pada masa ini menginginkan perubahan.
  5. Pria yang sedang dalam masa ini dianjurkan untuk berhati-hati menghadapi wanita dan minuman keras. Ternyata cukup banyak pria yang menjadi peminum pada periode ini begitu juga tidak sedikit pria yang berpaling pada wanita lain pada masa ini. Cukup banyak pria/suami pada masa menopause ini melibatkan diri dengan wanita muda, memang keterlibatan serupa dapat membawa kesegaran sejenak. Bersama wanita muda seakan ia merasa mendapatkan kembali masa mudanya yang sudah lama hilang. Pada masa ini ia merasakan isterinya tidak menarik lagi, sudah jelek, terlalu banyak bicara dan selalu marah. Karena kemungkinan besar sang isteri juga sedang dalam masa menopause. Sebaiknya pria dalam masa ini mintalah pertolongan pada dokter bukan lari pada minuman keras ataupun wanita lain. Yang perlu dicemaskan apabila lelaki pada usia demikian ini melibatkan diri dengan wanita lain, ada kemungkinan ia pingsan secara tiba-tiba, karena kegairahan yang memuncak tak dapat ditampung lagi oleh jantungnya. Berusahalah untuk tidak jatuh cinta, karena cinta yang tumbuh pada masa menopause memang tidak dapat dipercaya. Kecuali jatuh cinta pada teman hidup anda sendiri.

Listiana Advokat.

Rangkuman Dunia Wanita. (La Rose).

Generasi Muda Kartini dalam Foto

alfin012alfin032alfin051

PERANAN CINTA DALAM KEHIDUPAN WANITA

“Kami menikah karena saling mencintai, sudah sejak awal saya tahu dia memang mempunyai kekurangan…tetapi saya mencintainya. Pernah ingin rasanya meninggalkannya, namun hal tersebut selalu urung saya lakukan…karena saya teramat mencintainya. Saya berpikir bahwa suatu saat apa yang menjadi kekurangannya dapat sedikit demi sedikit berubah, tetapi rupanya dia tidak juga mau merubah dan tetap pada kekurangannya…. Terakhir kali inilah saat yang paling menentukan dalam kehidupan saya. Walau saya mencintainya tapi saya sudah tidak tahan lagi.” Perhatikanlah cerita dari seorang wanita ini….ada berapa kali dia menyebut kata cinta ? Perkawinan yang berdasarkan cinta bukanlah jaminan akan memberikan kebahagiaan. Bukan karena cinta yang ingkar, tetapi manusia itulah yang suka ingkar. Karena kemampuan kita dalam mencintai, banyak sekali mempengaruhi kehidupan kita dengan orang lain bagaimana cara dan sikap hidup seseorang dalam bermasyarakat tidak terlepas dari pandangannya tentang cinta? Cinta bukan sebuah benda yang dapat dibentuk, dalam kenyataannya cinta adalah pengalaman, merupakan suatu proses yang berkembang. Ia adalah tindakan dan perbuatan. Banyak hubungan yang berawal karena cinta yang membara, tetapi dalam prosesnya berbalik menjadi malapetaka. Sebaliknya ada hubungan yang bermula hanya karena keadaan, umpama karena anjuran ortu, setelah melakukannya lalu mendapatkan keasyikan justru jadi menyukainya.

Mungkin dapat digarisbawahi bahwa cinta dalam kehidupan wanita amat sangat berperan….

Listiana Advokatheart27

BERHUTANG UNTUK MELAKSANAKAN HAJI

Sebagian orang tidak kuasa berhaji karena tidak mempunyai uang atau ongkos, lalu yang bersangkutan berhutang untuk tujuan berhaji, bolehkah hal tersebut menurut syariat ?

Orang yang diwajibkan berhaji jika baginya mempunyai uang belanja (nafkah), perbekalan, kendaraan (membayar ongkosnya), keadaan perjalanan tersebut aman dan lainnya. Jika dalam Al Qur’an disebutkan bahwa orang yang berhaji itu hanyalah diwajibkan bagi mereka yang mampu, dengan demikian mereka yang tidak berharta tidak diwajibkan untuk berhaji.

Menurut riwayat Baihaqi dari Abdullah bin Abi Aufa mengatakan : “Saya menanyakan pada Rasulullah saw tentang orang yang tidak berhaji, bolehkah berhutang (meminta pinjaman) bagi orang yang akan berhaji ? Nabi menjawab : Tidak boleh “

Dalam kitab Almuhadzdzab bahwa seseorang yang berharta lalu kuasa berhaji maka ia harus berhaji. Sedang orang yang berharta tetapi mempunyai hutang yang harus dibayar, maka baginya harus membayar hutangnya dan tidak wajib berhaji, baik hutang itu harus dibayar cepat atau lambat. Orang yang memiliki hutang maka yang bersangkutan harus membayarnya segera. Haji harus atau wajib dilaksanakan dengan perasaan senang, dengan ketentuan mendahulukan membayar hutangnya daripada melaksanakan hajinya.

Jika seseorang perlu kepada harta atau uang yang akan digunakan untuk berdagang dengan tujuan agar nantinya bisa menutupi belanja yang dikehendaki olehnya maka baginya tidak harus berhaji. Begitu pula jika perlu rumah untuk ditempati atau seorang pelayan yang akan membantunya atau seorang wanita yang akan dijadikan isterinya, maka terhadap kebutuhan-kebutuhan tersebut ia masih tidak diperlukan untuk berhaji.

LISTIANA ADVOKAT.

Dikutip dari :”Himpunan Fatwa” Prof.Dr. Ahmad Syarabasyi.



SELINGKUH

Besok hari Kamis saya punya hak untuk memilih, sampai detik ini sesungguhnya saya telah memiliki apa yang memang sudah saya miliki, apalagi dia juga sudah mempopulerkan saya di provinsi dimana saya tumbuh dan berkarya…tapi….malam ini ingin rasanya diam-diam saya memilih yang lain….(sstt…rhs lho kalo ketahuan bisa-bisa saya dinyanyikan lagunya Matta). Banyak betul pilihan kali ini ya…ada yang guanteng, ada yang matang, ada yang potensial, ada yang brondong manis….lah susah…betul mana ya yang akan saya pilih…? Seperti selingkuh kali…..yang pasti harus nikmat memuaskan dan tentunya ada timbal baliknya, tapi apa betul ya kalo udah dipilih akan memberikan timbal balik yang memuaskan ? Duuuuuuhhhhhhhh….bingung jadinya. Kepingin selingkuh tapi ko ragu ya….?

Listiana Advokat