Keluarga, Keserasian dan Keutuhannya

Keutuhan dan keserasian keluarga akan tercapai jika ayah dan ibu melakukan peran mereka masing-masing dan secara bersama dalam membina kesejahteraan keluarga sesuai dengan tuntutan-tuntutan masa kini dengan menjaga keserasian hubungan antar anggota keluarga dan keserasian perkembangan kepribadian setiap anggota keluarga. Dalam kekuarga antara ayah, ibu dan anak ada hubungan timbal balik, saling pengaruh mempengaruhi. Yang menentukan keserasian hubungan suami istri ialah adanya saling penyesuaian diri, saling pengertian, saling tenggang rasa, saling menghargai, saling bertanggung jawab dan bantu membantu serta pengakuan dari kedua belah pihak bahwa masing2 berhak atas perwujudan diri pribadi sebagai kebutuhan pokok manusia pada tingkat tertinggi.
Berbagai sikap orang tua terhadap perannya sebagai orang tua antara lain ditentukan oleh motivasi untuk menjadi orang tua. Seorang ibu diharapkan dapat menjalin hubungan emosional yang erat dengan anak, memahami perilaku anak serta mampu berperan sebagai counselor. Dengan peran ganda ibu masa kini, anggota keluarga lain diharapkan dapat memahami dan menyesuaikan diri terhadap keadaan ini.
Ibu-ibu yang bekerja diluar rumah tidak perlu kuatir atau merasa bersalah bahwa ia akan merugikan keluarganya, asal ia mendapat persetujuan dan dukungan dari suami dan anak2, pandai membagi waktu serta menyadari bahwa yg lebih penting secara psikologi ialah kualitas dan interaksi antara ibu, ayah dan anak.
( diambil dari catatan Prof. Dr. S. C. Utami Munandar).

Listiana Advokat.

One thought on “Keluarga, Keserasian dan Keutuhannya

  1. Banyak hal yang mempengaruhi keluarga, terutama adalah iman, namun disisi lain iman pun bisa sirna dengan keadaan. Keutuhan keluargamesti dijalin dari hal-hal sederhana antara ayah/ibu/ anak2 dan juga kerabat. Rasa semua dari semua rasa dan cara dari semua cara udah terpraktekan dalam biduk rumah tangga…….namun inti utamanya adalah sikap menerima…. dalam segala hal.Karena semua itu tidak akan ada makna bila tidak ada penerimaan dan penerimaan disertai pengorbanan tanpa rasa dikalahkan, baik suami maupun isteri, baik yang bekeja ataupun tidak namun pada intinya semua yang dalam rumah tangga adalah kerja dan tidak ada istialah menganggur.INTI DARI KELUARGA SAKINAH, DALAH MENERIMA KEKURANGAN DAN KELEBIHAN DARI PASANGAN UNTUK MERAIH KEBAHAGIAN, TAPI TIDAK BISA MERAIH KESEMPURNAAN KARENA EGO MANUSIA TIDAK BISA DIHILANGKAN DENGAN CARA BAGAIMANAPUN”KARENA KEADILAN YANG SESUNGGUHNYA ADALAH KETIDAKADILAN”
    @Arianto Gibson : Terima kasih komentarnya, masukkan juga untuk semua yang membacanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s