Keluarga, Keserasian dan Keutuhannya

Keutuhan dan keserasian keluarga akan tercapai jika ayah dan ibu melakukan peran mereka masing-masing dan secara bersama dalam membina kesejahteraan keluarga sesuai dengan tuntutan-tuntutan masa kini dengan menjaga keserasian hubungan antar anggota keluarga dan keserasian perkembangan kepribadian setiap anggota keluarga. Dalam kekuarga antara ayah, ibu dan anak ada hubungan timbal balik, saling pengaruh mempengaruhi. Yang menentukan keserasian hubungan suami istri ialah adanya saling penyesuaian diri, saling pengertian, saling tenggang rasa, saling menghargai, saling bertanggung jawab dan bantu membantu serta pengakuan dari kedua belah pihak bahwa masing2 berhak atas perwujudan diri pribadi sebagai kebutuhan pokok manusia pada tingkat tertinggi.
Berbagai sikap orang tua terhadap perannya sebagai orang tua antara lain ditentukan oleh motivasi untuk menjadi orang tua. Seorang ibu diharapkan dapat menjalin hubungan emosional yang erat dengan anak, memahami perilaku anak serta mampu berperan sebagai counselor. Dengan peran ganda ibu masa kini, anggota keluarga lain diharapkan dapat memahami dan menyesuaikan diri terhadap keadaan ini.
Ibu-ibu yang bekerja diluar rumah tidak perlu kuatir atau merasa bersalah bahwa ia akan merugikan keluarganya, asal ia mendapat persetujuan dan dukungan dari suami dan anak2, pandai membagi waktu serta menyadari bahwa yg lebih penting secara psikologi ialah kualitas dan interaksi antara ibu, ayah dan anak.
( diambil dari catatan Prof. Dr. S. C. Utami Munandar).

Listiana Advokat.

Iklan

Sama-sama sedang marah tetapi lain-lain cara mengungkapkan

Semua orang pasti pernah marah, betapapun sabarnya. Dan manusia itu bukan mahluk tanpa kekurangan-kekurangan. Marah bukan monopoli pria wanita, bukan monopoli orang mampu atau melarat, bukan monopoli orang berpendidikan atau buta huruf, juga bukan monopoli balita, remaja atau orang dewasa. Mulai dari bayi hingga kekek/nenek sekali tempo bisa saja marah. Yang beda, apa yang menyebabkan seseorang marah, bagaimana cara ia menahan kemarahannya, misalnya orang yang emosional akan cepat diketahui bila ia sedang marah, sebab ia tidak mampu mengendalikan emosinya yang meluap-luap.
Nah, anak kecil biasanya belum bisa menahan kemarahan. Ungkapan kemarahannya berupa tangis dengan menjerit-jerit, sering dengan bergulung-gulung di lantai. Ia belum mau berhenti menangis bila kehendaknya atau keinginannya belum dikabulkan. Kebiasaan bergulung-gulung di lantai sering disalahgunakan si anak. Waktu diajak ke toko oleh bapak/ibunya tiba-tiba ia melihat suatu mainan yang sangat menarik, langsung ia minta mainan tersebut, tetapi permintaannya ditolak karena harganya mahal sekali, sebagai gantinya dibelikan mainan lain yang agak murah. Si anak menolak yang dibarikan sebagai gantinya itu, maka ia mulai menjerit-jerit dan bergulung-gulung di lantai untuk menunjukkan bahwa ia marah sekali.
Macam-macam cara yang dilakukan oleh orang tuanya agar si anak tidak menjerit-jerit, ada yang terpaksa dibelikan apa yang ditunjuk semula oleh anak, tetapi ada juga yang tetap tidak mau membelikan mainan itu. Memang pada masa kanak-kanak biasanya masih sulit sekali untuk menahan kemarahan atau emosinya. Orang dewasa yang belum kuasa mengendalikan emosinya, sering dikatakan sikapnya masih kekanak-kanakan.
Orang yang dasarnya mempunyai sifat sabar, tetapi pada suatu ketika dibuat marah, masih mencoba untuk menahan kemarahannya. Hanya pada mukanya nampak bahwa ia sebanarnya sedang marah. Ada orang yang bila sedang marah diam seribu bahasa, sepertinya seisi rumah ikut didiamkan, padahal tidak ada yang tau apa dan siapa yang menyebabkan ia marah. Ada juga yang suka membuang muka. Di kalangan kaum wanita ada juga yang suka melempar piring atau gelas kalau sedang marah, dan ada juga yang menangis histeris.
Kalau seorang ibu mudah marah kepada pembantu, bisa terjadi si pembantu tidak dapat bertahan lama. Dan kalau sering berganti pembantu bagi si ibu tadi harus memulai lagi dengan melatih pembantu baru.
Menurut Dr. Paul Huck dalam bukunya “Mengatasai frustrasi dan kemarahan” dikatakan :”…..mungkin diantara anda didalam hati akan bertanya-tanya apakah anda dapat menanggulangi masalah kemarahan. Untuk membantu anda agar anda tidak terlalu keras terhadap diri sendiri, saya akan memberikan apa yang dimaksud dengan kemajuan. Anda mengalami kemajuan jika kemarahan anda mengalami perubahan dalam hal intensitas, artinya kalau anda marah sebulan sekali padahal dulu sekali seminggu, anda mengalami kemajuan. Jika anda hanya meninggikan suara anda, sedangkan biasanya memukulkan tinju anda, itu juga kemajuan. Dan akhirnya, kalau kemarahan anda walau cukup besar tetapi hanya berlangsung 1 jam, sedang biasanya berlangsung sehari penuh, ini juga kemajuan…”.

Tulisan ini adalah tulisan seorang ibu bernama ibu P. Kanuyoso yang diterbitkan melalui buletin Lembaran Berkala Perwita Sari. Sengaja saya menampilkan tulisan ini dalam blog saya, disamping untuk ikut membagi pengetahuan, saya ingin sedikit mengenang sebuah perkumpulan yang kini sudah punah tetapi belum musnah, perkumpulan Kesehatan Jiwa Perwita Sari, dimana disana berkumpul para ibu yang resah melihat generasi penerus yang kian sulit untuk diarahkan menjadi generasi yang sehat, kuat jasmani dan rohani, dan bersikap serta bertingkah laku terpuji.
Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi semua orang.

Listiana Advokat

Mengapa harus mempersulit diri sendiri ?

Berulang kali saya mencoba untuk menyelesaikan suatu masalah yang seperti benang kusut…satu persatu ditarik dari kekusutan….eh..ternyata bukannya lepas dari ikatan malah terkait dengan yang lain… coba lagi lepas ikatan yang ini…sambil melepas yang lain…wah mesti tangan berapa nih untuk memegangnya ? Ternyata sulit ya… tapi begitulah hidup, lepas dari masalah ini datang masalah lain..belum selesai masalah lain, datang lagi masalah berikutnya..kalau dipikir-pikir pusing sekali ya nyelesaiin masalah yang gak ada ujung pangkalnya…
Tenangkan pikiran…sambil berdo’a agar Allah SWT memberikan dan menunjukkan jalan mana yang terbaik untuk kita tempuh agar terlepas dan terbebas dari kesulitan…Namun Allah SWT tidak serta merta mengabulkan do’a kita lo !….apakah kita akan berhenti sampai disini ? Jangan pernah marah pada Allah SWT,mungkin Allah SWT punya rencana lain atau mungkin justru senang karena melihat kita tidak berhenti memohon kepada Nya…disinilah kita akan merasakan bahwa Allah begitu sayang pada kita, kita rasakan juga cinta Allah pada kita. Dengan kedekatan inilah Insya Allah kita akan merasakan ada sinar terang membuka jalan untuk keluar dari satu kesulitan…bahkan mungkin bisa terlepas semua kesulitan yang ada pada diri kita. Ketaqwaan kita dalam menghadapi kehidupan ini benar-benar sedang diuji. Jangan tinggalkan Allah, karena Allah senantiasa akan membantu kita entah dalam waktu singkat atau untuk waktu yang sedikit lama. Yang pasti jangan menyerah…terus berjuang dijalan yang diridhoi Allah. Segala permasalahan akan pudar tanpa kita sadari….jadi jangan mempersulit diri sendiri bila sedang ada masalah…

Listiana

Keutamaan Shiyam pada Bulan Ramadhan

Bulan ramadhan adalah bulan yang agung. Rasulullah SAW selalu berdo’a setiap selesai ramadhan agar dipanjangkan usianya sehingga dapat kembali melaksanakan shiyam ramadhan.
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Mas’ud, Rasulullah SAW bersabda “Jika umatku mengetahui fadhillah ramadhan niscaya mereka ingin seluruh bulan adalah ramadhan”.
Rasul selalu menyambut ramadhan dengan ucapan selamat kepada para sahabat.
“Seluruh amal Bani Adam adalah untuk mereka dan Allah melipatgandakan 10 sampai 700 kali kecuali shiyam, dia adalah untuk KU, Akulah yang akan membalasnya, mereka meninggalkan makan dan nafsunya karena Aku”(HR Bukhari dan Muslim).
“Barangsiapa yang shiyam pada bulan ramadhan dengan penuh iman dan perhitungan maka Allah mengampuni seluruh dosa-dosa yang telah lalu” (HR Bukhari dan Muslim).

Listiana Advokat.

Sex dan Gender : Jenis Kelamin Sosial dan Biologis.

Alhamdulillah dua(2) hari yang lalu saya diberi kesempatan untuk mengikuti pelatihan “Pendidikan Politik berwawasan Gender”, sebelum menerima materi, yang ada dalam pikiran saya tentang arti gender itu sendiri adalah hak kaum perempuan yang harus diperhatikan oleh kaum laki-laki ataupun pemerintah agar perempuan di Indonesia mempunyai kesempatan yang sama dengan kaum laki-laki. Namun setelah materi diberikan rasanya jauh sekali pengertian yang ada dalam benak saya dengan kenyataan yang dipaparkan oleh penyaji.
Untuk itu saya ingin berbagi sedikit ilmu yang telah saya terima mudah-mudahan bermanfaat.
Pengertian Sex (jenis kelamin biologis) :
1. Perbedaan antara laki-laki dan perempuan.
2. Pada umumnya tidak bisa berubah, kecuali dioperasi.
3. Bersifat umum dan berlaku dimana-mana.

Pengertian Gender (jenis kelamin sosial) :
1. Kata gender berasal dari bahasa latin yaitu “genus”berarti tipe atau jenis.
2. Gender adalah pembedaan antara perempuan dan laki-laki berdasarkan jenis kelaminnya dalam hal sifat, peran, posisi, tanggungjawab, akses, fungsi dan kontrol.
3. Kesemua ini dibentuk/dikonstruksi secara sosial, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor : budaya, agama, sosial, politik, hukum, pendidikan dll.

Berbeda dengan sex yang bersifat biologis, gender bersifat sosial, budaya dan psikologis.
Gender berkaitan dengan :
– Berbagai peran dan tanggungjawab antara perempuan dan laki-laki dan hubungan antara mereka.
– Cara perilaku dan identitas ditentukan melalui proses sosialisasi.
Masih banyak orang yang menganggap gender sebagai sesuatu yang alamiah, sudah seharusnya demikian dan merupakan ketentuan Tuhan, sehingga tidak perlu dipertanyakan dan digugat.
Dengan pengertian tersebut di atas, gender bisa berubah sesuai konteks waktu, tempat dan budaya, misalnya : peran perempuan adalah mengelola rumah tangga, memiliki sifat emosional, lemah lembut dan tidak tegas. Sedangkan peran laki-laki adalah sebaliknya yaitu mencari nafkah untuk keluarganya dan memiliki sifat yang rasional, bijaksana dan pintar.
Bila kita kaji lebih dalam lagi, gender merupakan upaya mendorong kesetaraan dan keadilan gender dilakukan karena gender sebetulnya bisa diubah dan dikonstruksi oleh manusia. Ini bukan suatu yang alamiah, proses pembentukan peran gender merupakan pembiasaan, yang turun temurun dan dianggap sebagai suatu yang biasa dan seharusnya.
Semoga yang sedikit ini bisa menambah wawasan kita amin.

Listiana Advokat

Artikel Tambahan tentang Wanita Berkhitan

(Artikel Terjemahan dari sebuah Komentar yang ditulis oleh Bapak Ahmed)
Terima kasih atas komentar Anda menarik. Berikut artikel lain informatif tentang sunat perempuan dari yang saya harap Anda dan pembaca Anda akan menguntungkan.

Ada banyak hadits atau perkataan Nabi untuk menunjukkan tempat yang penting, sunat, baik laki-laki atau perempuan, menempati dalam Islam. Di antara tradisi ini adalah satu di mana Nabi dilaporkan telah menyatakan sunat (Khitan) yang akan sunnah untuk laki-laki dan memuliakan bagi perempuan (Baihaqi). Ia juga diketahui telah menyatakan bahwa mandi (berikut hubungan seksual tanpa doa yang tidak berlaku) menjadi wajib ketika kedua bagian disunat bertemu (HR al-Tirmidzi). Kenyataan bahwa Nabi hubungan seksual didefinisikan sebagai pertemuan disunat bagian laki-laki dan perempuan (Khitan khitanul, atau dalam beberapa riwayat khitanain ‘dua disunat bagian’) ketika menekankan pada kebutuhan untuk mandi wajib pasca coital dapat dianggap sebagai pra-andai atau menunjukkan sifat wajib sunat dalam kasus baik laki-laki dan perempuan.

Masih kuat pernyataannya sunat pengelompokan (Khitan) sebagai salah satu tindakan karakteristik Fitra atau Tuhan yang diberikan alam (Atau dengan kata lain, kecenderungan alam Ilahi yang diilhami dari manusia) seperti mencukur rambut kemaluan, menghilangkan rambut ketiak dan pengupas paku (Bukhari) yang sekali lagi menunjukkan kuat yang menekankan jika tidak karakter wajib dalam kasus baik laki-laki dan perempuan. Ulama Muslim dari pandangan bahwa tindakan yang merupakan Fitra Nabi Muslim diharapkan untuk mengikuti harus dimasukkan dalam kategori Wajib atau wajib.

Bahwa Muslim awal khitan perempuan dianggap sebagai kewajiban bahkan untuk orang-orang muslim yang memeluk Islam di kemudian hari disarankan oleh tradisi yang terjadi dalam Adab al Mufrad Bukhari mana Umm Al Muhajir dilaporkan telah mengatakan: “Aku ditangkap dengan gadis-gadis dari Byzantium. (Khalifah) Usman menawari kami Islam, tapi gadis lain hanya sendiri dan satu menerima Islam. Usman berkata: ‘Pergi dan menyunat mereka dan menyucikan mereka’ “. Lebih baru-baru ini, kami telah Sheikh jadul Haqq, kepala terkemuka dari Al Azhar menyatakan khitan baik laki-laki dan perempuan untuk tugas-tugas agama wajib (Khitan Al Banat dalam Fatawa Al-Islamiyyah. 1983). Fatwa oleh penggantinya Tantawi yang menentang praktek tidak dapat diambil serius seperti yang kita semua tahu bahwa ia telah diucapkan sejumlah fatwa unislamic seperti menyatakan halal bunga bank dan mempertanyakan kewajiban perempuan memakai jilbab Islam.

Pada saat yang sama, Namun, apa yang dibutuhkan dalam Islam, adalah penghapusan hanya kulup clitoris, dan bukan klitoris itu sendiri seperti yang banyak dipercaya. Nabi itu dilaporkan telah mengatakan kepada Umm Atiyyah, seorang wanita yang disunat gadis-gadis di Madinah: “Ketika Anda menyunat, potong jelas dan tidak memotong parah, karena kecantikan untuk wajah dan diinginkan untuk suami” (idha khafadti wa fa ashimmi tanhaki fa innahu la li’l ahza ashraq wajh wa al zawj ind) (Abu Dawud, Al Awsat dari HR al-Tabrani dan Tarikh
Baghdad Al Baghdadi). Hadis ini jelas menjelaskan prosedur yang harus diikuti dalam sunat perempuan. Kata-kata: “Potong dengan jelas dan tidak memotong parah” (ashimmi wa la tanhaki) harus dipahami dalam arti menghilangkan kulit yang menutupi klitoris, dan tidak clitoris. Ekspresi “Ini adalah keindahan (lebih tepat kecerahan atau cahaya) untuk wajah” (ashraq wajh li’l) adalah
lebih lanjut bukti ini karena hanya berarti wajah gembira dari seorang wanita, yang timbul dari padanya secara seksual dipenuhi oleh suaminya. Ide di sini adalah bahwa hanya dengan penghapusan dari kulup klitoris yang kepuasan seksual nyata dapat direalisasikan. Prosedur meningkatkan perasaan seksual pada wanita selama hubungan seks sejak klitoris yang disunat jauh lebih mungkin untuk dirangsang sebagai akibat dari kontak langsung oral, penis atau sentuhan dari organ disunat kulup yang berfungsi sebagai hambatan terhadap rangsangan langsung.

Sejumlah karya religius oleh para ulama klasik seperti Fath Al Bari oleh Ibnu Hajar Asqalani dan Sharhul Muhadhdhab Imam Nawawi telah menekankan perlunya hanya mengeluarkan kulup clitoris dan tidak ada bagian dari organ itu sendiri. Hal ini dicatat dalam Majmu Al Fatawa bahwa ketika Ibnu Taimiyah ditanya apakah perempuan itu adalah disunat, ia menjawab: “Ya kita menyunat. sunat-nya adalah memotong kulit teratas (jilda) seperti sisir ayam “Baru-baru ini. Sheikh jadul Haqq menyatakan bahwa sunat perempuan terdiri dari penghapusan kulup klitoris (Khitan Al Banat di Fatwa Al Islamiah. 1983).

Selain menjadi kewajiban agama, prosedur ini diyakini memfasilitasi kebersihan baik karena pemindahan kulup clitoris berfungsi untuk mencegah akumulasi smegma, suatu zat, yang berbau busuk keju-seperti yang mengandung kuman yang mengumpulkan bawah prepuces dari bersunat wanita (Lihat Al Hidaayah Agustus 1997).. Sebuah studi baru-baru ini oleh Khitan Al-Banat Ru ‘yah Sitt Al Banat Khalid’ Sihhiyyah (2003) telah menunjukkan bahwa sunat perempuan, seperti sunat laki-laki, menawarkan manfaat kesehatan yang besar, seperti pencegahan infeksi saluran kemih, sistitis dan penyakit lain yang mempengaruhi organ reproduksi wanita.

Terima Kasih Bapak Ahmed untuk komentarnya, saya kira komentar yang Bapak tulis perlu pula untuk dibaca oleh semua, oleh karenanya setelah diterjemahkan, Insya Allah bermanfaat.

Listiana Advokat

Batalnya Wasiat

Dari beberapa hal yang mengakibatkan batalnya wasiat ada ketentuan-ketentuan sebagai berikut :
1. Wasiat tidak mengikat kecuali apabila orang yang berwasiat tersebut telah meninggal dan tetap dalam wasiatnya. Orang yang berwasiat dapat menarik kembali wasiatnya sebelum meninggal. Bila si pemberi wasiat ini menarik wasiat menjadi batal.
2. Gila dan rusak akal menghilangkan kecakapan seseorang melakukan tindakan hukum. Wasiat yang pernah dibuat oleh orang yang berwasiat dan kemudian orang tersebut tertimpa penyakit gila, wasiatnya menjadi batal.
3. Bila orang yang berwasiat pada saat hidupnya meninggalkan hutang, maka pelaksanaan wasiat dilakukan setelah pembayaran hutang. Apabila hutang yang harus dibayar akan menghabiskan seluruh harta kekayaannya maka wasiat yang pernah dibuat sebelumnya menjadi batal.
4. Bila penerima wasiat meninggal terlebih dahulu dari orang yang memberi wasiat maka wasiat tersebut menjadi batal, karena tujuannya tidak ada lagi.
5. Bila penerima wasiat membunuh si pemberi wasiat, maka wasiatnya batal.
6. Penerima wasiat mempunyai hak untuk menolak wasiat agar jangan sampai keberatan dalam melaksanakan wasiat.
Mengingat sangat pentingnya wasiat terhadap harta peninggalan seseorang, bila suatu wasiat terjadi maka sebaiknya dikuatkan dengan alat-alat bukti yang dapat menghindarkan perselisihan di masa-masa yang akan datang. Misal bila wasiat dinyatakan dengan lisan maka hendaklah dihadapan saksi-sksi yang dapat dipercaya dan tidak mempunyai hubungan kepentingan dengan harta peninggalan.

Listiana Advokat.

Referensi : “Kawin Campur, Adopsi, Wasiat Menurut Islam” Ahmad Azhar Basyir.