Sex dan Gender : Jenis Kelamin Sosial dan Biologis.

Alhamdulillah dua(2) hari yang lalu saya diberi kesempatan untuk mengikuti pelatihan “Pendidikan Politik berwawasan Gender”, sebelum menerima materi, yang ada dalam pikiran saya tentang arti gender itu sendiri adalah hak kaum perempuan yang harus diperhatikan oleh kaum laki-laki ataupun pemerintah agar perempuan di Indonesia mempunyai kesempatan yang sama dengan kaum laki-laki. Namun setelah materi diberikan rasanya jauh sekali pengertian yang ada dalam benak saya dengan kenyataan yang dipaparkan oleh penyaji.
Untuk itu saya ingin berbagi sedikit ilmu yang telah saya terima mudah-mudahan bermanfaat.
Pengertian Sex (jenis kelamin biologis) :
1. Perbedaan antara laki-laki dan perempuan.
2. Pada umumnya tidak bisa berubah, kecuali dioperasi.
3. Bersifat umum dan berlaku dimana-mana.

Pengertian Gender (jenis kelamin sosial) :
1. Kata gender berasal dari bahasa latin yaitu “genus”berarti tipe atau jenis.
2. Gender adalah pembedaan antara perempuan dan laki-laki berdasarkan jenis kelaminnya dalam hal sifat, peran, posisi, tanggungjawab, akses, fungsi dan kontrol.
3. Kesemua ini dibentuk/dikonstruksi secara sosial, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor : budaya, agama, sosial, politik, hukum, pendidikan dll.

Berbeda dengan sex yang bersifat biologis, gender bersifat sosial, budaya dan psikologis.
Gender berkaitan dengan :
– Berbagai peran dan tanggungjawab antara perempuan dan laki-laki dan hubungan antara mereka.
– Cara perilaku dan identitas ditentukan melalui proses sosialisasi.
Masih banyak orang yang menganggap gender sebagai sesuatu yang alamiah, sudah seharusnya demikian dan merupakan ketentuan Tuhan, sehingga tidak perlu dipertanyakan dan digugat.
Dengan pengertian tersebut di atas, gender bisa berubah sesuai konteks waktu, tempat dan budaya, misalnya : peran perempuan adalah mengelola rumah tangga, memiliki sifat emosional, lemah lembut dan tidak tegas. Sedangkan peran laki-laki adalah sebaliknya yaitu mencari nafkah untuk keluarganya dan memiliki sifat yang rasional, bijaksana dan pintar.
Bila kita kaji lebih dalam lagi, gender merupakan upaya mendorong kesetaraan dan keadilan gender dilakukan karena gender sebetulnya bisa diubah dan dikonstruksi oleh manusia. Ini bukan suatu yang alamiah, proses pembentukan peran gender merupakan pembiasaan, yang turun temurun dan dianggap sebagai suatu yang biasa dan seharusnya.
Semoga yang sedikit ini bisa menambah wawasan kita amin.

Listiana Advokat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s