Sekilas Tentang Sewa Menyewa.

Ada sebagian masyarakat yang kehidupan ekonominya masih pas-pasan, mereka tidak mampu untuk mencukupi kebutuhan hidupnya terutama untuk papan alias tempat tinggal, oleh karenanya mereka dengan susah payah mencari tempat tinggal walaupun harus dengan cara menyewa, tetapi ada sebagian penyewa nakal, mereka ingin tetap tinggal dirumah sewa dengan alasan tidak ada batas waktu dalam perjanjian . Bahkan ketika pemilik rumah ingin menjual rumah si penyewa tidak bersedia untuk meninggalkan rumah sewanya tersebut. Sekarang dengan UU No. 4 Tahun 1992 diatur masalah sewa-menyewa, dalam UU No. 4 ini disebutkan dalam Pasal 12 ayat 6 : “Sewa-menyewa rumah dengan perjanjian tidak tertulis atau tertulis tanpa batas waktu yang telah berlangsung sebelum berlakunya Undang-undang ini dinyatakan telah berakhir dalam waktu 3 (tiga) tahun setelah berlakunya undang-undang ini”.

Apabila jalan kekeluargaan telah diambil untuk dapat mengosongkan rumah, tetapi tidak dihiaukan oleh si penyewa, maka  si pemilik rumah dapat meminta bantuan pihak yang berwajib untuk mengosongkan rumah tersebut. Hal ini diatur dalam pasal 10 ayat 2 PP No.4 1994.

Pada prinsipnya rumah yang sedang disewa dapat dipindahkan haknya atau dijual kepada pihak ketiga. Akan tetapi dengan ketentuan pemindahan hak milik tersebut tidak menghapuskan hubungan sewa menyewa yang masih berlangsung. Dan sebaiknya calon pembeli diberitahukan permasalahan dengan penyewa agar tidak terjadi masalah baru.

Listiana Advokat.

8 thoughts on “Sekilas Tentang Sewa Menyewa.

  1. trims mbak tipsnya……… sangat berguna supaya gak terjadi sengketa…… banyak kasus yang berawal dari sewa menyewa……

  2. ….pernah mengalami, sebaiknya ada perjanjian tertulis rangkap 2 dan ada saksi dari tetangga tetap.

  3. slm knal ba…tulisan di atas untuk kasus rumah.Bmn jika yang disewanya tanah?bagaimana status bangunan yg berdiri di atas tanah tersebut???

  4. salam kenal, mau knsltasi dikit nih mbak, sy br jual rmh status msh disewa 5 thn ( br jln 2 thn ), kmdn
    pembeli dan bank ( pembyran pake KPR ) sdh saling komunikasi dgn penyewa. saat jual beli penyewa
    nggak dilibatkan ( penjual/pembeli awam hukum ginian ), stlh ajb, pembeli dan penyewa nego ulang
    sewa, timbul mslah ( pembeli ok, penyewa nggak, dan sebaliknya ), smp bbrp bulan, sy smp bingung
    kpn mo kasih uang ganti sewa. akhirnya pembeli meminta sy bikin srt pernyataan jaminan pengosongan kpn pembeli, sy tolak krn sy mo konsul dulu dgn pihak bank, notaris dan penyewa, jgn
    berat sebelah. sy memang punya hak ( dalam akte kontrak notaris ), tapi pertimbangan manusiawi dan
    kondisi rumah dikontrakkan jg sedikit, apa ya tdr dijembatan. yang mo sy konsultasikan bagaimana
    posisi penjual dan pembeli ( ada bank disini/KPR ) dlm situasi spt ini setelah ajb, makasih banget ya
    mbak.

    @Ari yang baik, pada dasarnya jual beli tidak memutuskan perjanjian sewa menyewa. Pada saat pembeli mengadakan perjanjian jual beli, mestinya pembeli sudah tau menau kondisi dan status rumah yang akan dibeli, dalam hal ini penyewa tidak dilibatkan tidak menjadi masalah, apabila pembeli sudah menyetujui dan menerima kondisi dan status rumah dalam keadaan disewa, dia tidak boleh mengadakan perjanjian baru dengan penyewa, meskipun rumah tsb. sudah menjadi milik pembeli. Itulah resiko dari pembeli yang sudah mengetahui status rumah yang akan dibeli. apabila ia keberatan maka sebaiknya dilakukan sebelum menyetujui akte jual beli. Sekarang bila si pembeli minta uang sewa juga tidak bisa, tetapi kalo hal ini tidak djelaskan oleh penjual sebelumnya pembeli memang berhak menutut sesuatu kepada anda sbg penjual. Penyewa pun dilindungi UU dia tidak bisa dikeluarkan begitu saja. Apabila penjual harus mengosongkan rumah maka resikonya penjual harrus mengganti kerugian yang telah diderita oleh penyewa. Bank tidak bisa dilibatkan dalam permasalahan ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s