Saksi-saksi dalam berwasiat

Wasiat adalah tindakan seseorang terhadap harta peninggalannya yang disandarkan kepada keadaan setelah meninggal.

Ketentuan tentang wasiat ini di Negara kita khususnya yang beragama Islam diatur dalam Alqur’an dan Sunnah Rasul juga dalam hukum positif dikeluarkan Kompilasi Hukum Islam .

Dalam Kompilasi Hukum Islam disebutkan bahwa wasiat dilakukan secara lisan dihadapan 2(dua) orang saksi, atau tertulis dihadapan 2(dua) orang saksi, atau dihadapan Notaris dan harus disebutkan dengan tegas dan jelas siapa atau siapa – siapa atau lembaga apa yang ditunjuk akan menerima harta benda yang diwasiatkan.

 

Dalam hal ini mengapa wasiat harus disaksikan oleh 2 (dua) orang saksi?

Mengingat sangat pentingnya kedudukan wasiat terhadap harta peninggalan seseorang, suatu wasiat bila terjadi hendaklah dikuatkan dengan alat-alat bukti yang dapat menghindarkan perselisihan dimasa-masa yang akan datang. Apabila Wasiat dinyatakan secara lisan maka hendaknya diucapkan dihadapan saksi-saksi yang dapat dipercaya dan tidak mempunyai hubungan kepentingan dengan harta peninggalan, seperti RT, RW, Lurah, atau pihak-pihak yang berwenang dalam masyarakat.

 

Wasiat akan lebih sempurna apabila ditulis diatas kertas bermeterai. Untuk menjaga timbulnya keragu-raguan terhadap sebuah wasiat sebaiknya wasiat dilaksanakan dihadapan Notaris.

 

Jika pewasiat meninggal dunia, maka surat wasiat yang dibuat dihadapan Notaris harus dibuka dan dibaca olehnya dihadapan para ahliwaris, dan disaksikan oleh 2(dua) orang saksi.

 

 

Listiana Advokat.

Referensi :

  1. Kompilasi Hukum Islam di Indonesia.

  2. Kawin Campur, Adopsi, Wasiat menurut Islam oleh Ahmad Azhar Basyir.

 

7 thoughts on “Saksi-saksi dalam berwasiat

  1. dalam hukumnya kita juga mengenal adanya wasiat olografis yang di tulis tangan dan ditanda tangani oleh pemberi wasiat. apakah ketika menulis itu harus di saksikan oleh dua orang saksi atau kedua saksi hanya menyaksikan ketika pembuatan akta penitipan oleh notaris…? salam kenal buk pengacara.

  2. kalo wasiat sama gak sih sama amanah??

    @Yakhanu : kalo dalam bahasa memang hampir serupa, tapi kesannya wasiat ini ada sesuatu barang, sedang amanah lebih ke nasehat atau titipan yang harus disampaikan. Mudah2an saya tidak salah

  3. Hmm … saya mau kasih wasiat apa ya, buat anak-anak …
    Nampaknya memang harus sudah mulai dipikirkan. Terima kasih atas informasinya.

    @Harjo : betul itu dari pada terjadi hal yang tidak diinginkan dikemudian hari…

  4. Dear Mba Listiana,

    Apakah ada draft/cth surat wasiat?
    Saat ini sy sgt membutuhkannya, tp sy cari2 di web tdk bs menemukan

    Trm ksh sblmnya.

    Wassalam,

    @ICA : draf/contoh surat wasiat insya allah akan saya usahakan untuk menuangkannya dalam tulisan saya. sabar ya…

  5. Dear Mba Listiana,

    Trm ksh bnyk, sy akan tggu.
    Kmrn sy nemu sih yg draft versi bhs Inggris.
    Tp apkh srt wasiat yg berlaku di RI, bentuknya sama dgn bentuk srt wasiat di negara Eropa?

  6. Perlu untuk diperhatikan khusus bagi yg beragama islam bahwa Wasiat untuk ahli waris (termasuk anak2) dilarang dalam islam. Anda bisa cari jawaban dalam situs2 islam dgn bantuan google

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s