Wasiat

Wasiat berasal dari bahasa arab yaitu washiyyah yang berarti pesan atau tindakan seseorang terhadap harta peninggalannya yang disandarkan kepada keadaan setelah meninggal.

Yang dapat memberi wasiat adalah mereka yang sudah berumur sekurang-kurangnya 21 tahun, sehat jasmani rohani dan tidak ada paksaan. Bentuk-bentuk dari wasiat dapat dikemukan sebagai berikut :

  • Seseorang misalnya berwasiat bila ia meninggal nanti akan memberikan miliknya kepada salah seorang teman sekolahnya. (memberikan sebagian harta)
  • Seseorang berwasiat bila ia meninggal nanti seperempat dari harta peninggalan supaya dibelikan sebidang tanah dan dibangun sebuah gedung untuk warga setempat.(memberikan sebagian harta)
  • Seseorang berwasiat bila ia meninggal nanti piutangnya pada seseorang tertentu supaya dibebaskan. (melepaskan hak untuk orang lain)
  • Seseorang berwasiat menunjukseseorang yang dipercaya bertindak sebagai wali atas anak-anaknya. (meminta orang untuk melakukan sesuatu perbuatan)
  • Seseorang berwasiat bila ia meninggal nanti harta warisannya supaya dibagi diantara ahliwaris berupa barang2 yang ada dengan menunjukmacam2 benda tertentu untuk menjadi bagian waris yang ditentukan. (membagi harta warisan dengan cara tertentu).

Wasiat dapat dilakukan secara lisan dihadapan 2 orang saksi atau tertulis dihadapan 2 orang saksi atau dihadapan notaris.

Listiana Advokat.

3 thoughts on “Wasiat

  1. hi…maaf ada yang saya mau tanya tentang warisan, ini merupakan imajinasi saya dan bukan beralaskan pada fakta, namun tetap fokus pada realita, contohnya :
    Bapak Budi mewariskan semua hartanya kepada kedua anaknya secara sah tertulis dihadapan notaris, kepada anak pertama memberikan Rumah dan tanah sedangkan anak ke dua diwariskan perkebunan, setelah surat wasiat itu dibuat Pak Budi melakukan pinjaman tanpa di asuransikan atau menggadaikan tanah beserta rumahnya (tanpa sepengetahuan anaknya), beberapa bulan setelah pak budi wafat,,dari pihak penggadaian melakukan sita pada tanah dan rumah tersebut, namun ahli waris tidak bisa menerimanya dan akhirnya diajukan ke pengadilan.

    Yang jadi pertanyaan saya, jika di kasus ini diajukan ke pengadilan, kemungkinan besar kasus tersebut akan dimenangkan oleh pihak mana?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s