Thalak Tiga

032Thalak berdasar hukum Allah yaitu adalah sebagai jalan keluar stelah tidak ada harapan kekalnya suatu perkawinan yang sedang dilaksanakan oleh suami isteri. Thalak itu diucapkan setelah sebelumnya diusahakan adanya pendekatan untuk memperoleh kebaikan, dengan nasehat yang diberikan suami kepada isterinya, atau dipisahkan tidurnya, dll., adapun caranya dengan cara tahkim (musyawarah) yang disarankan oleh Allah.

Jika tidak mungkin kehidupan suami isteri itu untuk dipertahankan, maka thalak merupakan jalan terakhir. Dan menurut syari’at bahwa jika suami akan mencarai isterinya setelah dipikirkannya masak-masak, maka thalak yang akan diucapkan adalah thalak satu (thalak raj’i), isteri dalam keadaan suci yang tidak dilakukan senggama ketika sucinya itu.

Apabila ada seorang suami yang mengatakan kepada isterinya “aku menthalakmu dengan thalak tiga”, maka yang demikian jatuh sebagai thalak satu yang raj’i (boleh dirujuk atau kembali). Dalam masalah ini suami boleh rujuk pada isterinya tanpa akad nikah yang baru maupun maskawin, kecuali jika terjadi 2 (dua) thalak sebelumnya, maka thalak yang terakhir ini disebut dengan thalak bain yang isteri itu menjadi tidak halal jika kembali dengan suaminya.

Suami isteri itu dapat kembali jika iddah isteri telah berakhir setelah dikawin dengan laki-laki lain, perkawinannya dilaksanakan dengan cara yang baik, terjadi senggama antara keduanya, lalu suami yang kedua itu mati atau isteri tersebut dithalaknya, ketika iddahnya berakhir maka jika bekas isteri dan bekas suami itu akan kembali pada perkawinan yang baru diharuskan dengan melakukan akad nikah dan maskawin yang baru.

 

Listiana Advokat.

 

Diambil dari buku “Himpunan Fatwa” oleh Prof. Dr. Ahmad Syarabasyi.

 

8 thoughts on “Thalak Tiga

  1. Thalak atau perceraian itu merupakan perbuatan yg paling dibenci oleh Allah.

    Wih, kalau bisa ngak usah thalak2an deh.. Poligami, mungkin itu lebih baik…

  2. Kalau sudah Thalak 3 sudah deh…palu di ketok…bubar jalan…..ngurusnya ribet lagi…mending jaga2 dari sekarang biar nggak jatuh thalak satu, dua ataupun tiga…okay….

  3. mikum,
    ba listi, salam kenal ea……..
    oia menambahkan, di lingkungan Pengadilan Agama, berkaitan dengan thalaq, ada istilah “menutup pintu yang terbuka..”

    jadi benar, walaupun thalaq itu boleh, di PA itu kesannya dipersulit, seolah melarang untuk thalaq..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s