Melayani Suami dan Mendatangi Istri ditinjau dari berbagai aspek.

Agama        : Hal itu termasuk ibadah dengan nilai/hukum wajib (fardlu) dan termasuk kategori wajib ‘ain/fardlu ‘ain/wajib fardi.

Biologis       : Merupakan kebutuhan suara alamiah (natural / thobiyah).

Psikologis   : Merupakan kepuasan / media penyaluran (komunikasi) kasih sayang atau cinta kasih / menjadi motivasi kerja/pelepas dahaga.

Sosiologis   : Menjaga harkat dan martabat manusia / menjaga tertib social serta memelihara perdamaian.

HAM            : Merupakan hak isteri terhadap suami yang tidak dimiliki oleh orang lain.

Hukum        : Merupakan kewajiban luhur.

Diambil dari :

Ceramah dari Bapak H.A. Mukti Arto

 

Listiana Lestari.

 

10 thoughts on “Melayani Suami dan Mendatangi Istri ditinjau dari berbagai aspek.

  1. Bila ingin menjadi seorang yang baik dimata Allah, semua menjadi utama, tapi karena keterbatasan manusia maka cobalah untuk mengutamakan dari aspek agama….Insya Allah paling tidak kita menjalani semua ini untuk ibadah.

  2. mao nambahin ne…
    secara psikiatri melayani suami bisa meningkatkan integritas kepribadian wanita, karena dia akan merasa dibutuhkan secara holistik oleh suami.

  3. Melayani Suami itu yah pastinya Wajib donk.
    Kalo suami minta yg gituan, trus istri ngak memberi dosa loh.
    Heheheheh

    Memberikan nafkah lahir batin terhadap istri juga wajib dilakukan oleh suami….
    Trus, kalo istri minta “gituan”, trus suami menolak karena capek atau bla-bla. Ngak berdosa toh.
    Kwakakakaka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s