Tentang Jual Beli rumah/Tanah.

Disaat-saat sekarang ini banyak orang yang membutuhkan tempat tinggal, namun banyak pula yang tidak mengetahui keabsahan dari jual beli rumah yang kita inginkan, karenanya banyak yang tertipu dan pada akhirnya kerugian dirasakan setelah anak-anak dewasa, atau akan bagi-bagi harta waris.

Hal-hal yang perlu kita ketahui dalam masalah jual beli rumah/tempat tinggal adalah :

Perjanjian jual beli tanah dapat dianggap sah menurut hukum bila telah memenuhi syarat-syarat materiil dan formal yakni :

  1. Syarat Materiil :    Orang yang berhak melakukan jual beli (Pembeli dan Penjual), Obyek yang diperjual belikan tidak dalam sengketa.
  2. Syarat Formal : Sebagaimana dalam peraturan Pemerintah No.24/1997 Jual beli dilakukan dihadapan PPAT yang akan mengeluarkan Akta Jual Beli, Akta tersebut sebagai syarat untuk melakukan pendaftaran tanah, di kantor Pertanahan.

Mungkin itu dulu yang dapat saya tuangkan dalam postingan hari ini. Semoga dapat bermanfaat.

Listiana Advokat.     

24 thoughts on “Tentang Jual Beli rumah/Tanah.

  1. oke2… sip ibu. Mungkin nanti jika saya sudah dapat “separuh sayap kiri” saya, ketika saya mau beli tanah saya konsultasi dulu ke bu listianah…:mrgreen:

  2. Hmmm perlu di copy paste nih untuk refrensi kalo mau beli aset…

    Selamat hari raya idul fitri ya Mbak. Mohon maaf lahir dan batin… (terlambat ndak masalah kan)

  3. bu listiana saya mau tanya nih mengenai Surat Izin Perumahan Itu bisa diperjual belikan ngk?

    mengingat Surat Izin itu harus diperpanjang beberapa tahun sekali.

  4. mba Listiana, mau tanya nih… Kalau kita mau membeli tanah, harga yang normal itu berapa prosen terhadap NJOP (bukannya seharusnya sesuai NJOP), Bagaimana mba ?

  5. Untuk Ary.. harga yg normal berdasarkan nilai pasar disekitar lokasi tanah yg mau dibeli, NJOP hanya merupakan nilai untuk pajak (biasanya berbeda dengan nilai pasar).. lihat teori penilaian di blog saya🙂

  6. itulah gunanya not/ppat sebagai Pejabat Negara yang ditunjuk untuk berada di tengah2 para pihak yang melindungi para pihak,

  7. ada yg mau beli tanah daerah meruya selatan?
    kav bri blok e1 meruya selatan
    luas 506M2
    surat2 lengkap,bebas banjir,dkt uni mercubuana,jln lebar
    harga nett NJOP Rp.916.000
    hub : 081314004099

  8. Bu sy akan beli rumah. Surat2 apa saja yg hrs sy terima agar sesuai dgn prosedur jual beli rumah. Dan 1 hal lg sy sebagai pembeli brp besaran pajak yg hrs sy bayar. Terima kasih sebelumnya.

  9. salam,,???saya tggl di makasar,,,dan saya mau jual rumah yangharus saya persiapkan seperti apa aja bu,saya kurang paham tentang (PPAT).mohon penjelasannya,,trimkash

    @saha yang baik, untuk menjual tanah dan bangunan perlu dipersiapkan adalah sertifikat tanah, IMB(ijin mendirikan bangunan) tentu saja KTP anda dan pasanganan(bila rumah tsb dibeli dalam perkawinan, apabila rumah warisan yang pasti sudah turun waris), terlebih bila akan menjual sebidang tanah harus dihadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah/PPAT. Seorang PPAT akan menjelaskan secara detail apa2 saja yang harus dipersiapkan. Bila didaerah anda belum ada seorang PPAT, jual beli bisa dilakukan dihadapan Camat setempat. Karena Camat adalah pengganti PPAT.

  10. Mbak, kalo saya pengen beli rumah mertua ( jual beli), apakah memerlukan tanda tangan persetujuan dari kakak-kakak ipar ( kakak dari istri saya).

    @Yudha : Kalo mertua masih ada semua, tidak perlu tanda tangan dari kakak ipar, tapi kalo sudah tidak ada memang diperlukan tanda tangan mereka termasuk tanda tangan istri, tapi masa sama istri sendiri jual beli ? kayanya kurang pas deh.

  11. bu, sya mau beli rumah, tapi pemilik (suami) sudah meninggal, sekarang yang ada hanya istri dan anak-anaknya, namun belum cakap hukum, gmn caranya? apa boleh minta keputusan Pengadilan agama? dasar hukumnya apa? ada formtnya tidak? karena ada pengadilan agama yang tidak tahu (tidak pernah buatkan/aerah jawa tengah-GK) hal tersebut.

    @Hasan : Bila Pemilik sudah meninggal, maka sebaiknya turun waris dulu, apabila ahliwaris masih dibawah umur, maka salah satu dari orangtua yang masih hidup dapat ditunjuk sebagai wali dan mewakili segala urusan mereka. Hal tersebut tidak perlu dimintakan ke PA karena ini menyangkut jual beli rumah dan turun waris, sebaiknya langsung ke Notaris/PPAT setempat untuk dibuatkan turun waris kemudian Akte jual beli yang ditandatangani oleh wali dari anak2 yang belum cukup umur.
    Mengenai formatnya tentu hanya notaris/PPAT yang punya.

  12. permisi, saya mau tanya…
    1. Bagaimana syarat-syarat & hukum jual beli tanah warisan?

    2. Pajak jual-beli tanah berapa besar nominalnya dan siapakah yg menanggung(penjual atau pembeli)?

    3. Berapa lama waktu saat pengosongan rumah terjual menurut aturan hukum?

    4. Prosedur/Syarat pengesahan nama pemilik TANAH HIBAH secara hukum, Apa saja dan Bagaimana?

    5. Apa saja Syarat syah jual-beli tanah warisan oleh para ahli waris?

    6. Siapa yg perlu diminta persetujuan/kuasa untuk jual-beli atau pengalihan hak kepemilikan apabila ahli waris syah meninggal dunia (kondisi diwakilkan oleh anak ahli waris)??

    7. Bila pembeli hanya membeli tanah saja, Apakah semua tanaman masih menjadi hak milik penjual(pemilik semula)?

    8. Bagaimana syarat penjualan tanah dan bangunan rumah yang dijual secara terpisah?

    9. Syah atau tidak secara hukum, Bila jual-beli tanah kurang satu pihak dari ahli waris?

    mohon jawaban serta penjelasannya…
    agar saya dapat paham, terima kasih

  13. Kami akan menjual rumah. Mohon penjelasan tentang tempat pembayaran pajaknya, apakah dapat dilakukan didepan PPAT kecamatan?
    Apakah perlu ada keterlibatan notaris?
    Apa perbedaan peran Notaris dan PPAT?
    Siapakah yang bertanggung jwb untuk pembayaran bea balik nama, pembeli saja? Bagaimana dan kemana melakukannya?
    Apakah ada aturan lain yang harus dipenuhi terkait jual beli rumah?
    Terima kasih atas perhatian dan bantuannya.

  14. Ass.,
    Bu, saya mau jual rumah warisan alm. ibu saya, saya anak satu-satunya & saya telah mempunyai surat ahli waris dari pejabat setempat. pertanyaan saya, apakah sertifikat rumah harus dibalik nama atas nama saya dulu baru dapat saya jual, atau cukup dengan surat ahli waris saja yang menunjukkan bahwa saya pemilik/pewaris & dapat/sah untuk menjual rumah tersebut?

    terima kasih
    Resa

  15. Mba Listiana,
    orang tua saya memliki sebidang tanah dan rumah atas nama mereka. saat ini kondisi keduanya sudah tua dan sakit2an. mereka memutuskan untuk menjual rumah tersebut kepada sepupu saya. Nantinya uang dari penjualan rumah tersebut untuk membiayai mereka juga. Kami 5 bersaudara, namun untuk penjualan rumah ini mereka mempercayakan kepada saya.Sekarang kendala yang saya hadapi adalah kedua org tua saya tidak memiliki NPWP. ada beberapa saran dari notaris yg berbeda. Mohon masukan dari mba Listiana.
    1. Penyetoran PPH menggunakan NPWP saya sebagai anak.
    2. Penyetoran PPH tanpa NPWP melalui bank swasta.
    3. Rumah tersebut dihibahkan kepada saya, untuk kemudian baru saya jual ke sepupu saya tersebut. Jika demikian, apa syarat dan berapa lama proses hibah tsb?
    4. Orang tua saya membuat NPWP. tapi terus terang saya tidak setuju, karena mereka sudah tidak lama tidak berpenghasilan, dan ibu saya hanya ibu rumah tangga.

    mohon saran dan masukan dari mba Listiana.
    Terima Kasih.

  16. Bu maw tax mohon jawabanx….
    Org tua saya mempunyai sebuah rmh,ayah saya sdh meninggal dan sertifikat rmh jatuh keibu dan sy 4 bersaudara…rmh tersebut sdh kami alihkan ke ibu sy jd sertifikat rmh tsb sdh atas nama ibu sy…kemudian kakak sy membujuk ibu saya untuk menjual rmh tsb kpdx,apakah kakak sy boleh membeli rmh ibu sy yg masih hidup??…Sdgkan saudara yang lain tdk setuju…apakah saudara yg lain jg berhak mengetahui apabila terjd jual beli antata kakak dan ibu sy??…

  17. Mbak Fifit yb,
    Pada dasarnya jual beli antara orang tua dengan anak menurut UU tidak diperbolehkan, kalau hal tersebut terjadi, maka jual belinya batal demi hukum. Jadi ada persetujuan ataupun tidak ada persetujuan dari saudara2 yang lain hal tersebut tidak dibenarkan oleh UU.
    Salam,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s