Pasangan Yang Berbeda Agama

Seperti kita ketahui bahwa sering kita mendengar seorang artis atau siapalah telah melangsungkan pernikahan, tapi di luar negeri. Mengapa harus di luar negeri atau negara lain…? Usut punya usut ternyata adanya perbedaan agama.

Perkawinan antara pasangan yang berbeda agama akan mempunyai kecenderungan lebih tinggi untuk timbulnya masalah dibanding dengan perkawinan yang seagama. Timbulnya masalah pada pasangan yang berbeda agama dapat meningkat sampai pada perceraian. Secara langsung mungkin tidak dapat dikatakan semata-mata hanya karena perbedaan agama, tetapi perbedaan agama akan membawa pada perbedaan pendapat, sikap, kerangka acuan dll nya yang akhirnya dapat terjadi perceraian.

Perbedaan agama juga akan memberikan lingkungan yang kurang menguntungkan bagi perkembangan anak, karena banyak hal yang menjadi tanda tanya bagi anak, anak akan menjadi bingung. Solusi dalam perkawinan beda agama ini adalah bila salah satu pihak mengalah dan menyetujui agama pihak lain, walaupun tidak mudah untuk menjalaninya.

Oleh karena sulitnya menjalani solusi tersebut di atas, maka bila mendapat pasangan yang berbeda agama, perlu adanya pertimbangan yang masak, berpikirlah akan akibat-akibat yang antara lain seperti :

  1. Adanya tekanan dari pihak keluarga, lembaga agama.
  2. Tidak adanya kesamaan interpretasi, karena kerangka acuan yang berbeda.
  3. Setelah mempunyai anak, agama apa yang akan dididikan pada anak.

Mengubah agama bukanlah sesuatu hal yang mudah, tetapi demi kebahagiaan keluarga, dan anak, salah satu pasangan harus mengalah rela berkorban menyerahkan kepercayaan agamanya untuk mengikuti agama pihak lain.

(Mungkin bisa dihubungkan lagi dengan tulisan saya yang berjudul “Jadikan aku yang kedua”), berhati-hatilah mencari pasangan hidup.

Listiana Advokat.

Buku referensi : “Bimbingan & Konseling Perkawinan” oleh Prof. Dr. Bimo Walgito.

10 thoughts on “Pasangan Yang Berbeda Agama

  1. Biasanya perkawinan beda agama itu di antara pasangan tidak masalah. Umumnya pihak ketiga (di luar rumahtangga) yang banyak mempermasalahkan, seperti mertua, saudara, teman, tetangga, dan sebagainya.

  2. hhmmm …
    satu lagi wawasan dari ibu listi …
    makasih ya bu …
    ini bekal buat adik-adik atau keponakan-keponakan yang mungkin mengalami hal ini …

  3. saran lainnya sih sebaiknya tutup hati anda untuk lawan jenis yang beda agama. berbahaya. saya menjadi saksi atas kemurtadan teman saya, menyakitkan ketika mengetauhi dia “berpaling”, ah..semoga tidak terjadi pada anda ya..

  4. ummm…., kn banyak yg bilang klo pindah agama it dosa @_@
    trs…. yg pindah agama it banyak dosaaa???

    aaa gw ga ngert deehhhhh~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s