Jadikan Aku Yang Ke dua

 

“Jadikan aku yang ke dua, buatlah diriku bahagia, walaupun kau tak kan pernah, kumiliki selamanya…” Masih ingatkan bait-bait dari lagu ini ? Lagu yang dibawakan oleh penyanyi cantik Astrid, nada-nadanya gembira, dinyanyikannya dengan lincah sekali. Sekilas makna dari lagu ini, si wanita menjadi selingkuhan dari seorang pria yang sudah beristri, begitu rela dia ingin menjadi yang ke dua. Terus terang bila kita dengar lagu ini, kita akan mencibir, ih…mau-maunya jadi yang ke dua.
Et….jangan salah sangka dulu….dan jangan buru-buru mengumpat…., maknailah bait-baitnya dengan seksama. Ternyata makna yang paling dalam bila kita mencintai seseorang jangan ingin menjadi yang nomor 1(satu). Justru kita mengharuskan orang yang kita cintai menjadikan kita nomor 2(dua), karena yang pertama sepenuhnya cinta hanya kepada Allah SWT.
Oleh karenanya kepada mereka yang sedang jatuh cinta maupun yang sudah memasuki jenjang rumah tangga, berikanlah ruang dihati orang yang kita cintai untuk mencintai Tuhan nya Allah SWT. Insya Allah hidup akan lebih indah dan selalu berada di jalan yang lurus dan benar. Amin.
Listiana Advokat

 

14 thoughts on “Jadikan Aku Yang Ke dua

  1. .. yah setuju Bu .. meski kadangan “sulit” ..
    soalnya kdangan kita terlalu menyandarkan smuanya pada manusia ..
    padahal ada yang lebih “kuasa” ..
    (sok banget yah?? heheheh)

  2. hehehee…. awalnya gue negatip thingking
    eh ini si Ibuk emang pintar, akhirnya Gue jadi setuju dengan jadikan aku yang kedua…

    yuuuppss, sepaham

  3. klo aku sebagai laki-laki! pilih satu saja sebagai istri!sedangkan cinta kepada Allah adalah cinta yang paling hakiki dan abadi

  4. ide yang bagus bu, lagu memang bisa kita maknai sendiri. seperti lagunya letto: sandaran hati, Alhamdulillah kalau yang dimaksud sandaran hai itu Allah SWT

  5. Bijaksana….
    Memang ketika mendengar judulnya setiap wanita mungkin akan berpikir “apaan sih”, tapi kalau ditelaah lagi… bener juga yang Mba Listi tulis…

  6. ooo, begitu ya … hihihi, baru mudeng sekarang. kalo begitu mah, setuju aja deh.
    btw, perdana nih. salam kenal ya. makasih dah ‘mampir’ ke cilacap.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s