Hak Waris Pada Anak Angkat.

Pewarisan merupakan langkah-langkah penerusan dan pengoperan harta peninggalan baik berwujud maupun tidak berwujud dari seorang pewaris kepada ahli warisnya.

Berdasarkan Hukum waris Islam, hukum waris adat, dan hukum waris perdata, anak-anak dari pewaris merupakan golongan ahli waris yang utama, artinya lain-lain sanak keluarga tidak menjadi ahli waris bila pewaris meninggalkan anak-anak.

Anak angkat adalah seorang yang bukan keturunan sepasang suami istri yang diambil dan dipelihara dan dipenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari, biaya pendidikannya dan sebagainya beralih tanggung jawab dari orang tua asal kepada orangtua angkatnya berdasarkan putusan pengadilan.

Bahwa anak angkat bukanlah keturunan sedarah dari pewaris, oleh karenanya anak angkat dapat memperolah pengalihan harta warisan dalam bentuk hibah ataupun wasiat.

Hibah adalah pemberian sesuatu benda secara cuma-cuma tanpa imbalan, dan dapat ditarik kembali oleh penghibah ketika masih hidup kepada orang lain yang masih hidu untuk dimiliki atau untuk keperluannya (penerima hibah).

Hibah Wasiat adalah pemberian suatu benda kepada orang lain atau lembaga yang pengalihannya baru akan berlaku setelah pemberi hibah wasiat meninggal dunia.

Apabila pewaris pada waktu hidupnya telah melakukan hibah atau hibah wasiat maka untuk para ahli waris harus menghormati keinginan pewaris tersebut selama tidak merugikan hak (bagian) dari para ahli waris yang lain.

Listiana Advokat.

Diambil dari Buku :”Gejolak Perkawinan” yang dikeluarkan oleh LKBHUWK.

About these ads

16 thoughts on “Hak Waris Pada Anak Angkat.

  1. lantas gimana kalo si anak angkat ini adalah sebenarnya keponakannya sendiri, hukumnya terkait dengan warisan gimana yah,, mohon penjelasan, mohon balsan dikirim via e-mail,, sebelumnya kami sampaikan terima kasih

  2. saya seorang anak angkat mbak,, dan saya merupakan anak satu-satunya dari orang tua angkat saya,,mereka sedikitpun tidak pernah menganggap saya itu sebagai anak angkat, dan perlu anda ketahui org tua angkat saya tersebut termasuk orang yg berada.. dari lisan meraka menyebutkan,bahwa semua aset mereka akan diberikan untuk saya,,(maaf mbak sebelumnya,bukanya saya matrealistis)
    bagaimana caranya agar saya memiliki kekuatan hukum untuk dapat memiliki aset2 tersebut mbak,,
    sedangkan dalam islam,,anak angkat tidak dapat memiliki hak waris,,
    terima kasih sebelumnya

  3. bagus bwt yg suka mkn jth orang sarinah dan purwanto manusia kg tau bls budi uda di pelihara sama bapak gw malah begini balasanya hei bank niaga tlg atur moral securiti anda

  4. tlg saya adik kandung saya berkomplot dgn setan bernama ade syarifudin sarinah purwanto jth saya ingin di rampok saya anak kandung tapi bagi mereka saya anak haram tlg saya

  5. mhn bantuannya mbak…
    sy pny permasalahan rumit ini mbak, almh nenek sy yg dlm pernikahan pertamanya hny memiliki satu keturunan yakni alm ayah saya, lalu sewaktu ayah sy msh kecil kakek sy meninggal kemudian nenek menikah lg dan tidak memiliki anak tapi mengangkat seorang anak laki-laki yg sekrng menjadi paman angkat sy. stlh semuanya meninggal yg tersisa hny saya sbg cucunya dan paman angkat sy tersebut, yg jd pertanyyan sy.
    1. harta warisan tersebut menurut hukum jatuh kpd siapa?
    2. bgmn dgn pembagiannya?
    3. apakh sy berhak dgn harta warisan tersebut dan knp alasannya paman angkat sy itu mengatakan kalau smua warisan jatuh padanya?
    maksih mbak atas tanggapannya? dean

  6. ayah angkat saya sudah meninggal dan mempunyai 4 petak tanah yang selalu saya kelola,dan mempunyai 3 orang keponakan…apakah empat petak tanah itu sudah menjadi hak saya???…

  7. saya anak angkat tetapi hanya memiliki akte tanpa hak adopsi ,ayah agkat saya baru aja meninggal dan ibu angkat saya sakit2tan pihak keluarga kedua belah pihak ayah ibu udah mulai ruwet masalah warisan,harta orang tua angkat saya dari hasil jerih payahnya sendiri bukan warisan keluarga tlong bantu saya

  8. saya sebagai anak angkat dan pewaris tidak mempunyai keturunan dan saya merawat semua hartanya (tanah & rumah), membayar pajak kakak adik dari istrinya tidak pernah mempermasalahkan warisan membiarkan karena saya merawat dan membayar pajak tetapi setelah 30 tahun anak paman bibi dari ibu angkat perempuan menuntut warisan setelah seluruh paman bibi meninggal.
    Saya menuntut ganti biaya perawatan, pajak yang saya bayar selama 30 tahun dan hak saya terhadap warisan tersebut bagaimana kekuatannya secara hukum negara dan agama islam. Pls your suggest

  9. Tanpa surat wasiat/hibah (karena telah dihilangkan pihak ke -3) apakah seorang anak angkat berhak mendapat warisan ?

  10. Bagaimana jika seorang pasangan suami isri memiliki anak angkat, kemudian anak angkat tersebut tumbuh dan akhirnya berkeluarga. pasangan suami istri ini masih hidup. misalnya anak angkat ini meninggal dunia, apakah orangtua angkat berhak mendapatkan warisannya?

  11. bgaimana klw pewaris mninggal dunia dan mningalkn hibah untuk anak angkat tanpa mningglkn warisan tuk anak kandungnya (ahli waris), sehingga ahli waris merasa keberatan trhdp hibah tuk anak angkat tersebut….??????

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s